Unfaithful
Suatu malam istri saya memaksa saya untuk menonton film berjudul “UnFaithFul” yang ditayangkan GlobalTV (kalau tidak salah). Hmm saya sedikit malas menontonnya, tapi karena melihat istri begitu serius menyimak film tsb, saya jadi ikutan serius. Film itu berkisah tentang seorang istri yang begitu kesepian karena sang suami terlalu sibuk bekerja, kurang perhatian terhadap sang istri, sampai akhirnya terjadi pertemuan antara sang istri dengan pria tampan yang begitu mempesona, tipikal perayu wanita. Singkat cerita, perselingkuhan terjadi dan sang pria tampan tsb tewas ditangan sang suami yang hatinya hancur mengetahui perselingkuhan tsb. Akhir cerita mereka harus berpisah karena sang suami menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ah begitu mengharukan. Istri saya menangis menyaksikan film tsb, sambil berkata ” Ah kasihan sekali sang suami itu yah, bekerja keras demi keluarga, sangat mencintai keluarga, tapi yg didapat adalah pengkhianatan “. Saya tersenyum sekaligus terhenyak sesaat. Ya, film itu memberi pelajaran yang sangat berharga bagi saya pribadi. Dalam hati saya berkata, jangan sampai ini pada saya dan keluarga.
Unfaithful, sebuah kata yang bisa memporakporandakan semuanya. Unfaithful selalu menyisakan kepedihan dan air mata. Setia, sebuah kata dengan lima huruf kelihatannya sederhana, sangat bahkan. Tapi ternyata setia bukan hal gampang, apalagi di jaman seperti ini dimana godaan dan keindahan terlihat dimana-mana. Tidak cukup hanya komitmen belaka, tapi nyatanya kita harus membutakan mata dan hati untuk hal-hal yang mungkin bisa membuat kita tidak setia. Dan tentu saja berat sekali bukan ? Kita membuat ‘cacat’ diri ini untuk menjaga kesetiaan kita, betapa beratnya. Saya disini tidak berbicara sebagai manusia yang mempunyai iman yang sangat kuat, saya berbicara sebagai manusia biasa yang lemah. Di sekeliling kita begitu banyak keindahan siap menyergap bila kita lengah atau justru memang tertarik. Ah entahlah dengan cara apa saya bisa setia dan membuang jauh-jauh kata Unfaithful. Semoga
Popularity: 23% [?]
Jika Anda tertarik dengan Artikel ini atau mungkin ingin selalu update postingan dari Blog Kodokijo ini, Anda dapat berlangganan menggunakan :
Berlangganan RSS FEED Kodokijo
Berlangganan RSS FEED Kodokijo via email





September 17th, 2007 at 12:41 pm
membutakan mata dan hati nggak gampang tuh, jie - tapi kayanya emang harus gitu kalo mau aman
September 17th, 2007 at 12:41 pm
iya bener mas..
setia amat sangat tidak sederhana jika dan hanya jika godaan dan keindahan terlihat dimana-mana
susah maxudnyah..
*tsah*
September 17th, 2007 at 1:35 pm
film ini lumayan, Diana Lane begitu total permainannya…wajar kl diganjar nominasi Oscar
September 17th, 2007 at 3:55 pm
Loh film itu judulnya Unfaithful to kang? masak endingnya menyerahkan diri ke Polisi? kok di Gombal TV cuma sampe di Bangjo trus ada Pos Polisi dan tanpa ada penyerahan diri?
Atau saya yang ndak bisa imajinasi yaa
September 18th, 2007 at 12:27 pm
jangan nonton siang hari. banyak adegan syuuuuurrrrr nya
September 18th, 2007 at 12:47 pm
film ini terasa menghendak dan menggelitik di akhir cerita dengan memaksa penonton memutuskan langkah moral mana yang akan diambil di pelaku dengan setting di persimpangan jalan …jitu!
sampai sekarang aku hanya bisa merenung. Bahwa benar adanya tak ada yang bisa memuaskan manusia meski dalam keadaan cukup sekalipun. terlebih bila menyentuh kebutuhan dasar> kebutuhan biologis.
film ini banyak membuat kita merenung
September 18th, 2007 at 11:58 pm
Ternyata yang selingkuh tidak hanya monopoli para suami,,juga istri, Intinya kehidupan modern telah memberikan perubahan tata moral yang dasyat, sengaja atau tidak bisa membuat kita ‘ get carried away ‘ dengan kenyamanan sesat ini.
September 19th, 2007 at 10:53 am
saya nonton juga tu, mas..
kl mau ngga tergoda, kayanya musti niat dan inget anak istri, mas…sama inget ada yg mencatat segala amal ibadah kita..;)
met puasa juga ya, mas ajie..
maaf lahir bathin
September 20th, 2007 at 8:48 am
Menarik dan seru memang menonton film romantis yg mengharukan ini. sepertinya aku hampir 4x ga bosan menyaksikan versi aslinya, habis jln cerita cukup menggoda….hehehehe
September 24th, 2007 at 11:26 am
Vy da nonton film ini…
Sumpah! Keren!
Mat puasa mas ajie y!
October 1st, 2007 at 3:42 pm
sepertinya istrinya pengen supaya mas lebih pengertian.. iya tuh mas ajie
October 20th, 2007 at 3:54 am
Wah…, tuh istri mas nyindir kalee..
*piss mas..* he..he.
January 27th, 2008 at 3:35 pm
aku penggemar banget film ini,udah berburu kemana mo beli vcd/dvdnya gak dapet2? ada yang bisa bantu? thank’s