Semua Orang Suka “Dongeng”
Seminggu ini saya menghabiskan dua judul buku. Satu buku tentang bisnis dan buku lainnya tentang … bisnis juga ![]()
Buku yang pertama mengisahkan tentang beberapa hukum kesuksesan tertinggi. Hukum-hukum tentang sukses dalam bisnis dijabarkan dalam bentuk kisah dan cerita. Bagaimana hukum-hukum kesuksesan yang biasanya cukup sulit untuk dipahami, disederhanakan dalam bentuk cerita seperti layalnya novel.
Saya ambil satu contoh, sebuah hukum nilai, dimana Nilai kita yang sebenarnya ditentukan oleh berapa banyak nilai lebih yang kita berikan dibanding pembayaran yang kita dapatkan.
Semua dituturkan dalam bentuk cerita yang sangat menarik.
Buku yang kedua juga tentang bisnis. Bagaimana sebuah bisnis dibangun harus mengedepankan budi pekerti yang luhur, kemauan untuk terus belajar dan semangat pantang menyerah. Buku ini cukup baik menjelaskan hasil yang didapat bila menjalankan bisnis dengan 3 resep tadi. Buku ini berkisar seputar teori bisnis dan penjelasan logis ilmiah.
Terus terang saya lebih menyukai buku yang pertama. Di buku pertama saya seperti disuguhi sebuah dongeng tentang kehidupan dan bisnis. Tanpa harus banyak berpikir, saya dengan mudah menerima pesan yang disampaikan oleh buku pertama.
Sedangkan buku kedua, walau saya juga menyukai, tapi saya justru merasa didokrin dan diajak untuk menganalisa terlalu jauh. Ditambah beberapa istilah yang canggih dan membuat saya harus ekstra berpikir guna memahaminya.
Saya jadi teringat seorang teman yang kadang menyindir saya saat melihat tas berisi laptop di punggung saya. Dia berkata ” Hidup ini sudah berat Jie, jangan loe tambah lagi dengan beban tas itu, hehehe … “
Teman saya itu ada benarnya. (Mungkin) hidup ini sudah berat. Artinya jangan suka menambah beban hidup ini dengan sesuatu yang (cukup) berat untuk dipahami.
Nah, point ini yang saya coba terapkan dalam Blogging. Bila ada suatu ide atau pesan yang ingin disampaikan, rasanya kok lebih enak kita tuliskan dalam bentuk cerita. Dan memang rasanya kok kita lebih senang mendengar “dongeng” daripada teori kuliah yang diceramahi Dosen kita ![]()
Dengan posting layaknya bercerita/mendongeng, mudah-mudahan banyak pengunjung yang menyukai Blog kita dan mudah menerima pesan yang kita sampaikan. Selamat “Mendongeng” !
Note : Untuk buku pertama, akan ada resensi .. eh “dongeng” khusus di Blog ini
Jika Anda tertarik dengan Artikel ini atau mungkin ingin selalu update postingan dari Blog Kodokijo ini, Anda dapat berlangganan menggunakan :
Berlangganan RSS FEED Kodokijo
Berlangganan RSS FEED Kodokijo via email






February 1st, 2010 at 8:53 pm
Benar, di usia yang sudah matang sekarang saja saya masih suka membaca cerita2 berbau dongeng, jadi memang klo ada cerita dan unek2 lebih enak dituangkan dalam bentuk cerita.
zee’s last blog post..Privacy is Mandatory
February 2nd, 2010 at 1:57 pm
posting dgn bercerita ditambah gambar ilustrasi yg sesuai dan bersambung…
sepertinya makin menarik ya
February 3rd, 2010 at 7:51 am
Penyampain dalam bentuk cerita memang lebih masuk otak.. dibandingkan..he he maaf.. penyampaian yang terlalu teoritis dan membosankan. Tulisan yang bagus
February 9th, 2010 at 9:34 am
saat ini… gosip adalah bentuk dongeng modern yang paling laku di negeri ini.
February 12th, 2010 at 4:59 pm
Saya sih gak terlalu suka dongeng ji, tapi saya suka cerita. Saya suka kalau kedua sisi otak saya dirangsang. Mantap deh kalo baca/lihat/merasakan “rangsangan otak” itu.
Chandra’s last blog post..G Point Mouse
February 13th, 2010 at 9:11 pm
waw berkesan sekali ni artikelnya,,, makasih ya mas,,,,
February 18th, 2010 at 6:05 am
sebuah cerita yang sangat menarik, oke salam kenal mampir ke blogku ya terimakasih
putrago’s last blog post..100 RSS Feed Submission Site
February 23rd, 2010 at 8:26 am
lama gk maen sini apa kabar