peterpan sebuah nama sebuah cerita

Apa jadinya jika sebuah band papan atas seperti PeterPan mengadakan konser yang dikolaborasikan oleh nama nama seperti Pasha Ungu, Giring Nidji, Rian d’Masiv dan terakhir, sang legenda musik Indonesia, Iwan Fals ? Hasilnya adalah sebuah konser gegap gempita yang seakan-akan menghipnotis puluhan ribuan penonton.

Ya, bertempat di Pantai Karnaval Ancol Jakarta, tadi malam (Minggu 20 Oktober 2008), Peter Pan mengadakan konser yang diberi nama “Sebuah Nama Sebuah Cerita “. Lagu hits “Ada Apa Denganmu” menjadi lagu pilihan yang dinyanyikan secara ‘keroyokan’ oleh Peter Pan, Pasha Ungu, Giring Nidji dan Rian d’Masiv. Hebat memang, kolaborasi yang sempurna. Tiga vokalis tamu tersebut mengimbangi vokal Ariel dengan baik. Ini membuat penonton semakin heboh. Para vokalis band yang sedang menguasai dunia musik Indonesia, beraksi di depan mereka. Ariel sang vokalis memang sangat aktif dan menghibur. Beberapa kali Ariel berinteraksi dengan meladeni celutukan penonton di barisan depan. Vokalis PeterPan yang penuh kontroversi dalam kehidupan pribadinya ini memang terlihat sangat macho. Walau sekujur tubuhnya bermandi keringat, Ariel terlihat begitu prima.

Lanjut dengan lagu “Kukatakan Dengan Indah”, Pasha Ungu berduet dengan Ariel. Pasha yang sadar betul bahwa ini adalah konsernya Peter Pan, terlihat santai dan santun dalam gayanya. Dan seperti biasa, gaya khasnya Pasha, bernyanyi sambil memegang dada kanan dengan tangan kirinya :) Pasha memang ok.

Selanjutnya, giliran Giring Nidji tampil mendampingi Ariel membawakan lagu “Tak Bisakah”. Berbeda dengan Pasha, Giring tampil dengan aktif dan enerjik. Ini membuktikan bahwa Giring memang berkarakter penuh semangat dan gairah. Totalitas terlihat di setiap gerak dan lantunan suaranya. Berduet bersama Ariel, Giring tampak benar-benar menikmati perannya sebagai bintang tamu.

Selanjutnya, tak ketinggalan Rian d’Masiv muncul dengan membawakan lagu “Dibelakangmu”, masih bersama bersama Ariel. Beda dengan kedua bintang tamu sebelumnya, Rian nampaknya masih sedikit grogi berduet dengan Ariel. Nampak dari gayanya yang lebih fokus kepada lagu ketimbang ‘menghadapi’ penonton yang jumlahnya mungkin puluhan ribu. Namun vokal Rian cukup stabil dan memang cocok membawakan lagu tersebut.

Di penghujung konser, muncul sang ledenda musik Indonesia, Iwan Fals. Kehadiran Iwan Fals di Konser PeterPan “Sebuah Nama Sebuah Cerita” ini kontan membuat penonton gegap gempita. Tak henti hentinya penonton berteriak-teriak memanggil namanya. Iwan Fals terlihat segar dengan wajahnya yang klimis. Iwan Fals tampak rileks.
“Capek Riel ?”, sapa Iwan Fals kepada Ariel dengan senyum lebar. Dan, sebuah lagu berjudul “Yang Terdalam” dilantunkan oleh Iwan Fals bersama Ariel PeterPan. Wow, suara serak dan berat khas Iwan Fals benar-benar membuat penonton seakan terhipnotis. Sulit untuk tidak kagum saat Iwan Fals membawakannya sambil sesekali meniupkan harmonika. Iwan Fals memang legenda. Apapun yang dinyanyikannya selalu terasa nikmat untuk didengar. Beberapa kali Ariel terlihat melirik ke arah Iwan Fals. Mungkin dalam hatinya begitu mengagumi sosok legenda musik Indonesia itu. Penonton histeris. Bahkan teriakan “lanjut…lanjut…!!! ” terus bergema saat Iwan Fals menyudahi satu lagu yang dibawakan dan menghilang di balik panggung.

Sebuah konser besar yang hebat. Dengan panggung yang megah dan dilengkapi sound system berbekuatan besar, ditambah lagi sebuah layar besar yang menampilkan visualisasi efek pendukung menjadikan konser ini konser yang megah. Kehadiran empat bintang tamu yang merupakan para jawara papan atas musik Indonesia seakan memberi pesan bahwa PeterPan bersama managementnya sadar betul peta kekuatan musik Indonesia. PeterPan memang band besar. Dengan album pertamanya yang terjual 750 ribu copy. Disusul 3 juta copy dari album keduanya, Peter Pan berhasil menyabet banyak perhargaan dan award musik Indonesia. Semuanya itu tidak membuat PeterPan sombong untuk menyelenggarakan sebuah Konser Tunggal. Peta musik Indonesia terlalu cepat berubah. Kehadiran band-band pendatang baru tak terbendung. Dan di konser “Sebuah Nama Sebuah Cerita” ini, terlihat kecerdasan dan kerendah hatian PeterPan dengan menggandeng empat vokalis, tiga dari band yang sedang naik daun dan seorang legenda tokoh musik Indonesia yang nama besarnya tak terbantahkan, Iwan Fals.

Sebuah konser besar yang meriah dan sempurna. Menghibur puluhan ribu orang di Pantai Karnaval Ancol Jakarta dan mungkin jutaan orang Indonesia di depan layar TV yang disiarkan langsung oleh RCTI dan Global TV. Ini merupakan konser terakhir dari PeterPan yang nantinya akan memiliki nama baru. Sukses selalu ‘PeterPan’ apapun nanti nama barunya ! Maju terus musik Indonesia !


Jika Anda tertarik dengan Artikel ini atau mungkin ingin selalu update postingan dari Blog Kodokijo ini, Anda dapat berlangganan menggunakan :
bullet_text.gif Berlangganan RSS FEED Kodokijo
bullet_text.gif Berlangganan RSS FEED Kodokijo via email